Bahagia itu Simple

Menjadi orang yang bahagia itu sebenarnya semudah orang yang lagi kebelet dan menemukan kloset untuk melepaskan hajatnya. Tetapi mengapa banyak orang yang berkata,"Bahagia itu adalah sesuatu yang sangat  sulit untuk didapatkan ?" Apakah ada rumusan baku bagaimana menjadi orang yang berbahagia di muka bumi ini ?

Bahagia itu Simple

1. Tersenyum 


kunci bahagia
Tersenyumlah walau dunia terasa berat
Syarat utama orang yang berbahagia adalah tersenyum lepas. Yup, kita hanya perlu tersenyum dan itu sudah cukup sebagai pertanda bahwa kita adalah orang yang bahagia saat itu. Gue bukan menyuruh tersenyum seperti orang gila yang tiba-tiba tersenyum sendiri atau merubah wajah menjadi Joker yang selalu tersenyum karena sudah dibentuk seperti itu. Tetapi tersenyum dengan lepas dan ikhlas :)

Ketika kita masih menjadi anak kecil, sangat mudah bagi kita untuk tersenyum tetapi hal tersebut menjadi sesuatu yang sangat sulit ketika kita sudah beranjak dewasa dan mulai dihadapkan dengan berbagai kenyataan hidup yang pahit.

Waktu kecil kita mudah tersenyum ketika kita menerima mainan yang kita inginkan sejak lama, kita mudah tersenyum ketika bermain bersama teman, kita mudah tersenyum ketika mendapatkan makanan enak bahkan kita akan cepat tersenyum kembali meskipun kita sehabis menangis meraung-raung.

Tetapi mengapa hal itu tidak dapat berlaku bagi kita yang sudah beranjak dewasa ?
Jawabannya karena kita sebagai orang dewasa sudah memiliki banyak pikiran sehingga tidak dapat menikmati saat kejadian tersebut berlangsung di hadapan kita.

Ketika kita sedang menikmati makan siang bersama teman-teman, tetapi pikiran kita tertuju pada deadline pekerjaan dan membayangkan wajah bos yang sedang mengamuk karena pekerjaan kita tertunda, apakah kita masih dapat tersenyum lepas ? Gue rasa jangankan tersenyum, mengunyah makanan saja sudah menjadi malas dan ingin cepat-cepat menyelesaikan makan sehingga mendapatkan waktu tambahan untuk bekerja. Padahal seharusnya kita menikmati saat itu dan dapat bercanda serta berbagi dengan teman kita sehingga pikiran kita menjadi fresh dan dapat tersenyum lepas.

Ketika kita sedang patah hati, apa mungkin kita dapat tersenyum ? Gue rasa mustahil, bahkan yang terjadi kita akan terus mengingat dan membawa luka itu sampai berbulan-bulan bahkan ada yang memasang muka bete berhari-hari sehingga kita membawa aura negatif kepada teman-teman kita. Mengapa kita tidak mencoba melepaskan sakit itu dan tersenyum karena sadar akan ada pengalaman baru yang akan menanti di dalam hidup kita.

Jadi syarat pertama hidup bahagia adalah TERSENYUM. Kita harus berusaha untuk tersenyum atas apa saja yang terjadi di hari ini. Tersenyumlah dengan lepas tanpa harus terpaksa. Keep Smile.

2. Bersyukur

terima kasih pacar
Terima Kasih merupakan ungkapan bersyukur

Bersyukur itu sebenarnya simple tetapi kita sering melupakannya dan merasa binggung untuk hal apakah kita harus bersyukur karena tidak ada sesuatu yang istimewa yang terjadi di hari itu?
Sesuatu hal yang sudah sering terjadi dan berlangsung hampir setiap hari akan menjadikan hal itu sebuah kebiasaan sehingga kita melupakan untuk bersyukur atas apa yang terjadi. Gak percaya ? Gue akan bagikan beberapa hal yang sudah kita anggap "kebiasaan"

Ketika pacar mencium kita, hal ini adalah sesuatu yang istimewa ketika baru terjadi bahkan bisa membuat kita berbunga-bunga bahkan susah tidur karena senang. Tetapi setelah beberapa tahun terjadi, hal ini menjadi biasa saja alias gak ada lagi getaran ketika dicium dia. Padahal seharusnya kita bisa bersyukur karena si doi masih menemani kita sampai dengan hari ini.

Setiap hari kita masih diberikan hidup, ini sudah menjadi hal yang biasa saja padahal seharusnya kita bersyukur karena kita masih diberikan kepercayaan untuk menjalani kehidupan. Tetapi inilah manusia, kita memiliki keunikan di mana kita selalu berfikir seakan-akan kita masih dapat hidup di keesokan harinya tanpa pernah berpikir kita bisa saja mati kapan saja.

Jadi syarat untuk hidup bahagia kedua adalah BERSYUKUR. Kita harus bisa bersyukur atas segala hal yang terjadi di dalam kehidupan kita meskipun hal itu mungkin sudah menjadi "kebiasaan" di dalam hidup kita.

3.Hadapi masalah kita

Hadapi masalah kita
Hadapi semua permasalahan kita
Orang menjadi sulit bahagia karena banyak masalah yang terjadi di dalam hidupnya. Dan yang sering terjadi adalah kita menunda masalah tersebut atau menghindari sejauh mungkin masalah kita. Cobalah untuk mengingat baik-baik 2 hal ini :
  • "Kita tidak bisa hidup tanpa ada masalah. Ketika kita tidak memiliki masalah hidup, maka dapat dipastikan bahwa kehidupan kita sudah berakhir alias mati." 
  • "Sebagian besar masalah yang terjadi pada hidup kita disebabkan oleh kita sendiri"

Setiap individu memiliki masalah yang berbeda-beda dan hanya diri sendiri lah yang dapat mengatasi masalah tersebut. Dan setiap kita dapat menyelesaikan sebuah masalah maka akan ada masalah lain yang lebih rumit sebanding dengan pertambahan umur kita.

Gue gak pernah bilang mencari jalan keluar atas masalah kita adalah sesuatu yang mudah, tetapi apabila kita sudah merasa stress atas masalah kita maka kita perlu mengingat 2 point yang kita bahas di atas yaitu kita perlu untuk tersenyum dan bersyukur. Percayalah apabila kita berusaha untuk mengatasi masalah dengan cara yang direstui dengan sang pencipta maka secara perlahan akan tercipta jalan keluar untuk masalah yang sedang kita hadapi. Tetapi apabila kita terus lari dari masalah kita maka yang terjadi adalah masalah terus menumpuk sehingga kita pusing sendiri dan tidak berniat untuk berbuat apa pun.

Jadi syarat terakhir untuk menjadi orang yang bahagia adalah HADAPI MASALAH KITA

4. Tidur

Kalau semua hal sudah dilakukan dan ternyata kita masih tidak dapat menjadi bahagia,  maka hal yang paling mudah untuk dilakukan adalah tidur. Dengan tidur, semua masalah mungkin terhentikan dengan mimpi-mimpi indah kita (kalau masih mimpi buruk, no comment dah) Ada saatnya kita tidak dapat berbuat sesuatu kecuali membiarkan hal itu terjadi pada diri kita dan menunggu, jadi daripada memikirkan hal yang tidak dapat kita lakukan dan stress sendiri, mending tidur saja. 

Gue tahu tulisan ini sangat mudah dibaca tetapi sangat sulit untuk diterapkan, tetapi gue percaya ketika loe membaca tulisan ini berarti loe ingin menjadi orang yang menjalani hidup dengan bahagia, mengapa kita tidak mencoba untuk menjalankan ketiga syarat simple untuk hidup bahagia. 

4 comments:

Noa Salfhali said...

Tersenyum ya?
pernah gw ngajakin mantan buat balikan dengan ngajakin dia makan batagor (eaaa, low budget banget), gw udah pasang mood yang bagus dan berusaha buat senyum, suapan batagor pertama gw enak banget. Eh begitu dia bawa topik tentang gebetan barunya, senyum gw ilang..
kayak yg elo tulis, boro-boro mau senyum, mau ngunyah aja gw udah ilang semangat..

Coco Wong said...

@ noa : itu mah cuma taktik doi aja biar lu cemburu, masa gak nangkep sich...
hehehehe bales aja dengan tersenyum ketika mendengar cerita dia dan memberikan semangat,
TAPI saat itu lu tersenyum lu bisa bilang ke dia, " semoga gebetan baru lu bisa memberikan makanan yang lebih enak dan mewah daripada ini, gue emang baru bisa ngajak makan batagor lagi tapi gue cuma bisa janji selalu punya tempat dan waktu buat mendengarkan lu karena gue memang sayang loe apa adanya "

*lanjut ngunyah sambil nahan sakit di hati*
so kamprettt

Milton Sumirat said...

thank's for funny post, bro. *bro-fist* gw tadi udah baca-baca jg postingan lo yang laen. bikin gw cekikikan sendiri, padahal ceritanya gw lagi galau. ahaha. alaynya sih gitu.

Coco Wong said...

Thanks banget kalo berkenan baca2 postingan gue.... :)
semoga tambah galau, ehh

Post a Comment

Kloseter selalu meninggalkan jejak sebelum beranjak pergi...
Jangan Ragu-Ragu untuk beropini segala kegalauannya.