Habibie & Ainun


Setelah menonton felm 5cm, gue seperti masih terkena efek untuk menonton film-film dalam negeri yang ditayangkan di Bioskop.Gue pun melirik film 'Habibie&Ainun' yang jadwal penanyangan gak beda jauh dengan felm 5cm.Gue pun berpikir bahwa ini adalah film yang dapat dikategorikan bermutu karena dibintangi oleh Reza Rahardian dan Bunga Citra Lestari yang notabene adalah pemain dengan kualitas akting yang mumpuni.

Dengan semangat '45, gue berniat untuk menonton film ini pada tanggal 25 Desember kemarin (Maklum, sempet mondar-mandir di bioskopnya cuma pas tanggalan merah doang :P) dan yang terjadi adalah tiketnya SOLD OUT.Yup SOLD OUT sodara-sodara sebangsa dan setanah air!!! Gue pun hanya dapat meratapi nasib, bengong tercengang karena tiket film Indonesia bisa SOLD OUT di XXI ,balik kanan pulang ke rumah dan yang pasti masih menyimpan rasa penasaran akan film ini.

Usaha kedua gue untuk menonton film ini berjalan dengan mulus, gue masih mendapatkan tempat untuk menonton film Habibie dan Ainun.(Kalo sampe SOLD OUT lagi,  gue bisa koprol sambil guling-guling dan teriak WOW!!!).Film yang diadaptasi dari kisah nyata antara mantan Presiden Indonesia Habibie dengan istri tercintanya, Ainun.

Sesuai dengan tebakan gue, kebanyakan penonton untuk film Habibie dan Ainun adalah ibu-ibu baik berdua dengan suaminya, beramai-ramai dengan keluarga maupun bergerombol seperti ada pindahan kegiatan PKK ke bioskop.Pasangan anak muda pun tak kalah antusias untuk menonton film ini, bahkan gue sempet ngeliat pasangan anak TK yang ikut nonton film ini (Sorry, setelah gue tanya lebih lanjut ternyata mereka berdua adalah anak dari ibu-ibu PKK yang nonton bareng)

Sebelum nonton pun, gue sudah tahu kalo film ini bertemakan tentang cinta, cinta dan cinta antara 2 insan hingga akhir hayat.Kalo ada yang bilang gue sotoy, itu adalah sesuatu banget.Wong gue tahu soalnya ketahuan dari judul, buku yang sudah diterbitkan terlebih dahulu sebelum film ini dibuat dan tentu saja dari pemberitaan di media-media yang meliput kesetiaan Habibie ketika menemani akhir hayat Ainun.
Yang bikin gue penasaran nonton film ini karena gue pengen tahu sisi lain dari Habibie, mantan orang No.1 Indonesia (Maklum, ketika Habibie jadi presiden, gue masih bau kencur jadi kurang begitu tahu perjalanan karier doi)

Setelah menonton film ini gue memiliki gambaran penuh tentang siapa Habibie, jujur aja ketika dia jadi Presiden gue cuma tahu kalo Habibie ini cuma pengganti sementara Soeharto (karena posisi dia sebagai wakil presiden ketika Soeharto lengser), pimpinan proyek pesawat terbang di Indonesia, dan yang pasti Timor leste menjadi negara sendiri di era Habibie ini.Maap yah Pak, namanya juga saya masih bau kencur!!!

Langsung aja gue beberkan beberapa fakta tentang Habibie yang akhirnya gue ketahui setelah nonton film ini:


1. Habibie itu orang yang to the point, dia pernah mengejek Ainun itu gula jawa (hitam, gendut dan gak laku) tapi ketika dia suka dan ingin mempersuntingnya tanpa ragu dia bicara kalo Ainun itu gula pasir.

2.Habibie dan Ainun itu pernah merasakan hidup sangat susah di Jerman saja, semua itu dilakukan karena Habibie ingin mengejar cita-citanya dan tidak pernah putus asa sehingga membuahkan hasil yang nyata di Jerman (Gelar Profesor dan penghargaan di koran Jerman)

3.Habibie itu pernah ditolak oleh Indonesia ketika mengajukan proposal pertama kali untuk membuat pesawat terbang dengan alasan industrinya tidak memungkinkan untuk saat itu.

4.Habibie itu tergolong orang yang workholic, sehingga lupa istirahat kalo sedang asyik kerja dan terkena TBC sejak kuliah.

5.Habibie itu memiliki janji kepada yang Maha Kuasa ketika dalam keadaan sekarat, apabila dia diijinkan untuk sehat kembali, dia akan berusaha sekuat tenaga untuk membangun Indonesia.Dan hal ini ditepatinya tanpa pamrih.

6.Seperti biasanya, Orang 'bersih' di Indonesia akan disingkirkan karena dianggap tidak bisa kerja sama oleh para pihak yang berkepentingan.Habibie pun terkena imbas ini dan yang pastinya di film ini dijelaskan bahwa uang bukan merupakan alasan utama dia ingin menjadi bagian dari Indonesia.

Gue tahu Kloseter pasti akan bertanya, APA PERAN AINUN WOIII ?
Pernah dengar pepatah, 'Di balik lelaki yang sukses, pasti selalu ada 2orang wanita hebat di belakangnya yaitu ibu dan istri.' Begitu juga dengan Ainun, di setiap kondisi Habibie, Ainun selalu mensupportnya, selalu mengingatkannya untuk minum obat, memarahinya untuk tidak lupa beristirahat dan yang pasti selalu mencintai Habibie dengan sepenuh hati.

Setelah memutuskan untuk pensiun dari jabatannya (Beliau merasa cape dengan segala tudingan dari pihak yang tidak berwenang, padahal tujuan Habibie simple : Menghubungkan setiap pulau di Indonesia sehingga memudahkan pendistribusian), Habibie pun membalas cinta Ainun.Waktu yang selama ini lebih banyak digunakan untuk bekerja, akhirnya dihabiskan dengan bermesraan dengan Ainun.Coooo Cweettt tralala tralili deh...

Overall gue memberikan nilai 9/10 untuk film ini, ada beberapa scene yang gue bilang merusak film ini.Detail film yang sudah dibuat sebagus mungkin menjadi hancur karena kepentingan iklan.Tidak logis di taun bahela sudah ada chocolatos, e-toll dan sirup marquisa Pohon Pinang.Mengapa oh mengapa ???

Gue pun menutup mata buat keikutsertaan iklan tersebut, yang mau gue garis bawahi adalah kita perlu berbangga karena sejak dulu kala orang hanya tahu kisah romantis itu Sam-Pek-EngTay, Romeo&Juliet, itu pun hanya fiksi.Tidak menutup kemungkinan di masa mendatang, kisah romantis yang bisa diingat adalah Habibie dan Ainun, sebuah kisah fakta bukan fiksi.


Case Kloset
-Kloset Galau-

1 comment:

chirainism said...

Halooo kloset galau~ sumpah tulisannya kocak & kreatif banget. Suka sama gaya penulisannya..keep writing yaak;) ganbatte ne

Post a Comment

Kloseter selalu meninggalkan jejak sebelum beranjak pergi...
Jangan Ragu-Ragu untuk beropini segala kegalauannya.